TULUNGAGUNG - Siswi SMP di Tulungagung dinodai teman kencannya yang baru dikenal melalui Facebook.

Siswi SMP itu, sebut saja Bunga (14), tercatat sebagai pelajar kelas VIII.

Pelaku persetubuhan terhadap anak di bawah umur ini adalah Bima (23) warga Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Bima kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA),Satreskrim Polres Tulungagung.

"Awalnya kenal di Facebook, kemudian korban dan tersangka ini berkomunikasi lewat WhatsApp," terang Kasat Reskrim, AKP Ardyan Yudho Setyantoro melalui Kepala UPPA, Iptu Retno Pujiarsih, Kamis (3/12/2020).

Bima si playboy Facebook ini kemudian intensif menjalin komunikasi dengan Bunga melalui WhatsApp (WA).

Lambat laun, Bima mengajak Bunga ketemuan.

Mereka sempat pergi bersama ke wahana wisata Cemoro Sewu, di Pantai Sine, Kecamatan Kalidawir.

Awal kencan itu, mereka pergi menggunakan sepeda motor milik Bunga.

"Korban sempat dibawa ke rumah teman tersangka. Di sana tersangka sudah niat mencabuli korban," sambung Retno.

Saat itu Bima minta izin kepada temannya, untuk berbuat mesum dengan Bunga.

Namun niat itu ditolak oleh temannya.

Mendapat penolakan, Bima mengajak Bunga ke sebuah hotel yang ada di Kecamatan Ngunut.

"Akhirnya pencabulan terjadi di hotel itu. Tersangka melakukan perbuatannya lima kali," ungkap Retno.

Retno memaparkan, sebenarnya korban menolak saat diajak berbuat tak senonoh.

Namun Bima terus  melancarkan bujuk rayu hingga akhirnya Bunga tak kuasa menolak. 

Selepas kencan dengan Bima, orang tua Bunga menginterogasi anaknya.

Bunga mengaku di depan orang tuanya, telah melakukan hal tidak terpuji dengan Bima.

Tidak terima dengan perlakukan Bima, orang tua Bunga melapor ke polisi.

Berbekal laporan dari orang tua Bunga, polisi melakukan penyelidikan, hingga akhirnya menangkap Bima.

"Tersangka ini merayu dan melakukan tipu daya akan menikahi korban. Dia juga berjanji akan membelikan HP baru," ujar Retno.

Penyidik telah melakukan visum terhadap Bunga, dan menemukan luka baru di kemaluan atau organ intim Bunga.

Sementara Bima akan dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak, karena melakukan persetubuhan dengan orang di bawah umur.

sumber

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya