Skip to main content

6 Hal yang Harus Anda Tanyakan kepada Pengembang Sebelum Membeli Rumah

Memiliki hunian di perumahan bisa menjadi pilihan. Pasalnya, rumah di kawasan hunian biasanya sudah menyediakan fasilitas penunjang, sehingga calon pembeli bisa langsung pindah dan menempati.

Namun ada baiknya menanyakan hal-hal penting kepada developer sebelum benar-benar memutuskan untuk membeli rumah di tempat tersebut. Ini adalah pertanyaan wajib yang harus ditanyakan ya:

1. Perizinan

Direktur Utama Daun Karya Property Kharolina Lesli mengungkapkan legalitas adalah merupakan pertanyaan paling awal yang mesti harus diajukan kepada pengembang. Dikarenakan akan sangat mempengaruhi proses pembelian ke depannya.

“Pertama legalitas yang mesti harus ditanyakan kepada pengembang. Bagaimana perizinannya, mulai dari izin lokasi, izin lingkungan, izin mendirikan bangunan. Meminta melihat sertifikat dari pengembang, Anda harus berani bertanya jangan takut,” ujarnya. Kamis (11/3/2021). Menurut Kharolina, pengembang yang benar tidak mungkin menutup-nutupi atau takut memperlihatkan bukti legalitas perusahaan dan proyek perumahannya.

2. Sertifikat

Tanyakan juga kepada pengembang bagaimana akta jual beli rumah (AJB) nantinya. Termasuk meminta sertifikat kepemilikan (SHM) jadi jangan sampai salah.

3. Serah Terima Kunci

Pertanyaan ini juga sangat penting untuk ditanyakan. Untuk rumah yang ready stock bisa ditanyakan kapan bisa langsung ditempati. Kemudian untuk rumah indent yang biasanya harus menunggu beberapa bulan bisa ditanyakan berapa lama proses pengerjaannya, apakah pembangunannya melewati target yang dijanjikan, ganti rugi apa yang akan didapat, kapan penyerahan kunci dan proses pemasangannya. listrik juga harus diminta.

4. Spesifikasi Bangunan

Calon konsumen juga bisa bertanya kepada pihak pengembang seperti apa spesifikasi bangunan yang digunakan untuk membangun rumah. Anda juga bisa meminta pihak developer untuk mensurvei proyek konstruksi yang sedang dikerjakan. Selain itu jangan lupa juga untuk menanyakan luas tanah, kondisi lingkungan, fasilitas umum hingga pemakaman.

5. Cara Membeli

Anda juga bisa langsung bertanya tentang bagaimana cara membeli rumah. Apakah pengembang menyediakan skema pembayaran cicilan, tunai, hingga tunai secara bertahap. Tanyakan bank mana yang memfasilitasi kredit di pengembang. Dengan adanya kerjasama bank ini, calon nasabah turut mengecek kredibilitas developer kepada bank tersebut.

“Jadi bisa tanya ke bank, benarkah developer ini bekerja sama dengan bank, sudah berapa lama bisa bertanya. Agar lebih percaya diri dengan developer pilihan kamu,” jelas Kharolina. Tanyakan syarat dan keuntungan apa yang Anda dapatkan saat memilih metode pembelian.

6. Biaya Tambahan

Biaya tambahan sangat penting untuk diketahui. Terkadang ada pengembang yang menyebutkan harga standar sebuah rumah namun tidak mencantumkan biaya tambahan yang harus dikeluarkan konsumen di kemudian hari. Jadi ada baiknya pastikan dulu biaya tambahan apa saja yang harus dikeluarkan agar uang bisa disiapkan dan kedepannya akan lebih nyaman.

Selain biaya tambahan, developer juga kerap memberikan hadiah kepada calon konsumen. Seperti unit AC, pemasangan kanopi hingga cashback. Ini juga menjadi penting dan harus ditanyakan.

Comment Policy: Silahkan berkomentar sesuai topik pada postingan diatas. Komentar yang berisikan tautan ke halaman lain akan ditinjau terlebih dahulu.
Buka Komentar